Oleh: alfatih88 | 3 Desember 2009

Fakta Vs Kenyataan

Kabeureuyan mah tara ku nu gede, tapi ku cucuk leutik (bahasa sunda: celaka kadang gara-gara perkara sepele). Barngkali tidak jauh beda dengan dengan beberapa kasus yang lagi ramai akhir-akhir ini di negeri ini. Kasus Antasari Azhar yang dituduh otak intelektual atau dalang pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, bisa jadi sebagai pemicu mencuatnya perseteruan polisi dan KPK, dan Century Gate.

Seiring perjalanan waktu, bola menggelinding bak salju, kian hari kian membesar. Satu selesai, dua muncul, dan semakin besar kasusnya. Tidak ada satupun yang berakhir sukses. Alih-alih selesai, bahkan menuai polemik mencabang kemana-mana.

Ambil contoh kasus Bibit Chandra, dari pembentukan Tim 8 sampai dengan pidato atau pernyataan sikap SBY terhadap rekomendasi Tim 8, ramai mengundang pro dan kontra, bahkan pasca pengumuman diterbitkannya surat penghentian kasus Bibit Chandra, lagi-lagi malah melahirkan pengajuan praperadilan oleh pihak yang tidak menerima terbitnya penghentian kasus Bibit Chandra ini.

Rakyat awam seperti saya pasti tambah pusing, tiap hari dihadapkan dengan persoalan perut yang makin hari makin tak menentu, tambah susah saja mengais rizki di negeri ini. Entah bagaimana hubungannya dengan pernyataan pemerintah dan para pakar yang pintar-pintar itu mengenai pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik buat negeri ini.

Pertumbuhan ekonomi membaik, pengangguran menurun, siswa putus sekolah turun dan lain sebagainya. Namun didepan mata yang terjadi sebaliknya. Apa yang sebenarnya terjadi ? rakyat bertanya-tanya, dan terpaksa harus percaya negeri ini sedang menuju ke arah yang lebih baik.

Kepercayaan yang lahir normal ,tidak prematur(dipaksakan) pasti melahirkan pengakuan yang berujung pada legitimasi yang makin kuat, dan sebaliknya, lunturnya kepercayaan juga akan mengikis legitimasi yang pernah diberikan sampai tidak akan tersisa sedikitpun. Dan ini lah yang terjadi pada rezim Suharto yang kulminasinya terjadi tahun 1998.

Akankah hal tersebut terulang buat rezim baru ini?. Tergantung sejauh mana suara-suara nyata rakyat didengar.


Tanggapan

  1. pertamax kah?

  2. salam kenal. artikel yg bagus.

  3. terimakasih kunjungan dan komentarnya

  4. terimakasih


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.